Harga Minyak Goreng Meroket! Pedagang Gorengan di Lombok Timur Gigit Jari karena Merugi

- 9 Maret 2022, 13:50 WIB
Ilustrasi/Kenaikan harga minyak goreng yang terus melonjak menyebabkan sejumlah pedagang gorengan di Lombok Timur gigit jari karena merugi.
Ilustrasi/Kenaikan harga minyak goreng yang terus melonjak menyebabkan sejumlah pedagang gorengan di Lombok Timur gigit jari karena merugi. /Instagram/@rumahbunda77

WARTA LOMBOK - Kenaikan harga minyak goreng sejak beberapa bulan yang lalu hingga sekarang ini masih dirasakan oleh masyarakat.

Harga minyak goreng yang semakin meroket memberikan dampak langsung bagi para pengusaha kecil untuk mengembangkan usaha.

Harga normal minyak goreng semula berkisar antara Rp14 ribu perkilo kini melonjak drastis dua kali lipat dari harga semula.

Baca Juga: Peringatan HADI ke 69 NW, Wapres RI: Kontribusi NW Membangun Bangsa Tidak Diragukan

Hal itu sangat dirasakan oleh sebagian besar pengusaha kecil dan menengah yang harus gigit jari terkait harga minyak goreng yang melonjak.

Salah satu pengusaha gorengan beranam Buzairi asal Aikmel, Lombok Timur, NTB mengungkapkan kekecewaannya atas kenaikan harga minyak goreng tersebut.

“Saya sangat merasa kesal dengan mahalnya minyak goreng ini, kebutuhan pokok dalam usaha saya minyak goreng kalau harganya terus menerus seperti ini bisa-bisa saya gigit jari,” kata Buzairi.

Ia juga menambahkan dari tahun 2021 minyak goreng perlahan naik hingga sekarang harga kain melonjak.

“Kenaikan harga minyak goreng ini naik secara berlahan sejak tahun lalu, tapi harga yang sekarang sungguh fantastis, harga yang 2 liter dihargakan Rp50 ribu," ujarnya.

Baca Juga: Perguruan Seni Bela Diri Semangat Selaparang (SS) Lombok Timur Gelar Ujian Kenaikan Tingkat

Halaman:

Editor: Herry Iswandi

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah