Tidak Punya Lahan Berkebun? Budidaya Microgreen Bisa Jadi Pilihan Tepat Untuk Dapatkan Hasil Maksimal

15 Juli 2021, 06:10 WIB
Ilustrasi, budidaya microgreen bisa menjadi alternatif yang cukup efektif untuk berkebun di rumah. /PIXABAY/coloboque

WARTA LOMBOK - Salah satu alternatif untuk berkebun di rumah dapat dilakukan melalui budidaya microgreen yang bisa mendatangkan hasil maksimal.

Namun, terdapat beberapa hal penting yang harus dilakukan dalam budidaya microgreen di rumah agar dapat berjalan dengan lancar.

Budidaya microgreen sendiri merupakan salah satu budidaya tanaman alternatif yang dapat diterapkan pada lahan sempit.

Baca Juga: Hati-hati Memelihara Tanaman Hias Ini di Dalam Ruangan, Karena Beracun untuk Anjing Peliharaan

Dikutip wartalombok.com dari akun Twitter Kementerian Pertanian @kementan pada 7 Juli 2021, microgreen adalah tanaman sayuran, tanaman rempah, atau tanaman yang dikonsumsi pada saat berumur muda.

Anda dapat melakukan budidaya microgreen dengan mudah di rumah melalui beberapa tahapan berikut.

Siapkan media tanam yang bisa digunakan seperti rockwool, cocopeat, peat, perlite, atau vermiculite dengan tinggi dan ketebalan mencapai 1,25-5 centimeter.

Siapkan wadah berlubang kecil atau tray sebagai semai khusus untuk microgreen, serta siapkan juga sprayer untuk menyiram.

Baca Juga: Dukung Kemenkes Hadapi Covid-19, Sea Group, Shopee dan Garena Sumbang 1.000 Tabung Oksigen dan 1 Juta Vaksin

Pilih benih yang terbebas dari pestisida serta bahan lainnya, serta sesuaikan dengan luas tempat penanaman dan sebar benih secara merata.

Pemeliharaan tanaman sebaiknya memperhatikan kadar air agar tidak berlebihan, kadar air berlebih dapat membuat tanaman cepat busuk.

Anda juga dapat memberi air pada tanaman dengan menyemprotkannya sebanyak dua sampai tiga kali dalam sehari.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari ini 15 Juli 2021: Aries Perlu Disiplin , Taurus Perlu Hati-Hati dan Gemini Butuh Dukungan

Pada masa panen, anda dapat menggunakan gunting tajam untuk memotong batang tanaman tepat pada batang yang berada di atas tanah.

Selanjutnya anda dapat mencuci tanaman tersebut dan menyimpannya di lemari pendingin atau dapat langsung mengkonsumsinya.***

Editor: ElRia Shd

Sumber: Twitter @kementan

Tags

Terkini

Terpopuler