Terinfeksi Jenis Jamur Berbahaya, Salah Seorang Tentara Israel Tewas Saat Berperang di Jalur Gaza

- 27 Desember 2023, 19:15 WIB
Tentara Israel yang sedang berada di Jalur Gaza
Tentara Israel yang sedang berada di Jalur Gaza /REUTERS/Israel Defense Forces

WARTA LOMBOK – Semacam ‘karma’ yang datang menghampiri. Baru-baru ini, dikabarkan ada seorang tentara Israel yang dilaporkan mati pasca ia terinfeksi jenis jamur berbahaya kala sedang berperang di Jalur Gaza.

Laporan tersebut memberitakan bahwa seorang tentara Israel yang terinfeksi jenis jamur berbahaya tersebut membuat nyawanya terenggut. Kejadian itu terjadi saat seorang tentara Israel tersebut sedang berada di Jalur Gaza untuk berperang.

Adapun laporan tersebut datang dari Lembaga Penyiaran Publik Kan. Sebagaimana dikutip Wartalombok.com pada Rabu, 27 Desember 2023 dari situs web The Times of Israel, dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa tentara Israel tersebut telah mengalami luka parah di anggota tubuhnya sebelum dinyatakan tewas, dan ia dibawa ke Assuta Ashdod Medical Center dua minggu yang lalu untuk diperiksa.

Baca Juga: Terparah Sepanjang Sejarah! Efek Genosida Israel, Jutaan Jiwa Penduduk Gaza Krisis Kelaparan

Kendati tentara Israel tersebut telah melakoni serangkaian perawatan intensif, ternyata jenis jamur berbahaya yang ada di dalam dirinya kebal terhadap pengobatan. Alhasil, nyawa tentara Israel tersebut tidak terselamatkan dan membuat dirinya tewas karena terinfeksi jenis jamur berbahaya.

Dikabarkan lebih lanjut, selain seorang tentara yang telah dinyatakan tewas tadi, ternyata ada sepuluh tentara Israel lainnya yang juga diduga telah terinfeksi oleh jenis jamur yang sama seperti yang menjangkit tentara Israel yang telah lebih dulu mati oleh infeksi jenis jamur berbahaya tersebut.

Dan saat ini, sepuluh tentara Israel yang diduga terinfeksi jenis jamur berbahaya tadi tengah menjalani perawatan di Israel.

Baca Juga: Usai Al Shifa, Rumah Sakit Indonesia Kini Jadi Target Serangan Penjajah Israel

Adapun sumber infeksi jamur berbahaya tersebut diduga berasal dari tanah yang telah terkontaminasi oleh limbah. Infeksi pun menyebar melalui luka yang diderita oleh tentara Israel, dan sangat sulit untuk disterilkan sebab kondisi di lapangan sedang adanya peperangan.

Warga Palestina yang Tewas Kian Meningkat

Jumlah warga Palestina yang menjadi korban kekejaman penjajah Israel kini hampir mencapai angka 21.000 jiwa. Jumlah tersebut adalah jumlah korban yang dinyatakan meninggal dunia. Selain itu, ada sekitar 55.000 orang yang mengalami luka-luka akibat serangan penjajah Israel tersebut sejak 7 Oktober 2023 lalu.

Dalam pertempuran terbarunya, terhitung ada 7 warga dari Palestina yang meninggal dunia. Kendati tekanan demi tekanan yang diciptakan oleh internasional dan usulan dari Mesir untuk mengakhiri konflik, Perdana Menteri Israel, yakni Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa perang melawan kelompok Hamas di Gaza akan tetap berlanjut.

Baca Juga: Ditolak Mentah-Mentah! Penjajah Zionis Israel Minta Gaza Bangun Kamp di Selatan, PM Palestina tak Setuju

Pernyataan Perdana Menteri Israel tersebut disampaikan pada Senin, 25 Desember 2023 kemarin, setelah melakukan kunjungan ke pasukan Israel yang bertempur di Jalur Gaza.

Di saat dunia merayakan Hari Natal, warga Gaza mengalami sebuah peristiwa yang penuh ketidakpastian dan ketakutan. Lonceng kegembiraan sebagai simbol perayaan Natal tidak terdengar, melainkan suara tank dan bom yang datang silih berganti menghantui hari-hari mereka.

Situasi kemanusiaan yang sangat memilukan ini menuntut perhatian dan upaya bersama, dalam rangka mencari sebuah solusi damai demi masyarakat yang terdampak dan tersiksa setiap harinya hingga kini.***

Editor: Mamiq Alki

Sumber: The Times of Israel


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah