Kementerian PUPR Beri Dukungan Infrastruktur Konektivitas Jaringan Jalan di DPSP Borobudur

- 14 Maret 2021, 12:32 WIB
Candi Borobudur di Magelang, Jawatengah.
Candi Borobudur di Magelang, Jawatengah. /Dok. Jatengprov.go.id

WARTA LOMBOK - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan dukungan infrastruktur konektivitas jaringan jalan di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur.

Dukungan infrastruktur konektivitas jaringan jalan di DPSP Borobudur, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dilakukan melalui pembangunan jalan tol maupun non tol.

Kementerian PUPR mengungkapkan bahwa penataan akses kawasan DPSP Borobudur akan selesai pada tahun 2021 ini.

Baca Juga: Bio Farma dan Kamar Dagang Indonesia Sepakati Perjanjian Kerja Sama Vaksinasi Gotong Royong

Dikutip wartalombok.com dari akun Twitter Kementerian PUPR @kemenPU pada 13 Maret 2021, Dukungan infrastruktur non tol dilakukan untuk koridor utama Candi Borobudur.

Dukungan infrastruktur non tol dilakukan yaitu berupa penataan akses untuk koridor utama Candi Borobudur, baik dari arah Yogyakarta, Semarang, maupun Kulon Progo.

Selain non-tol, Kementerian PUPR juga tengah menyiapkan jaringan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen sepanjang 75,82 km.

Pada tahun 2021 peningkatan jaringan jalan DPSP Borobudur dilakukan melalui rehabilitasi Jalan DPSP Borobudur sepanjang 24,4 km.

Baca Juga: Sejumlah Menteri Bersama Gubernur Jateng Meninjau Kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Borobudur

Selain itu, terdapat preservasi Jalan Keprekan Borobudur sepanjang 12,8 km, dan melanjutkan pembangunan Jembatan Kali Progo sepanjang 160 meter.

Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian mengungkapkan bahwa aspek estetika menjadi poin yang diperhatikan dalam penataan.

"Penataan memperhatikan aspek estetika karena berada di kawasan heritage,” tutur Hedy.

Hedy melanjutkan, Dirjen Bina Marga diminta untuk meloloskan dampak heritage.

“Jadi kita diminta untuk lolos dampak heritage-nya, harus ada semacam persetujuan dari UNESCO,” lanjut Hedy.

Baca Juga: Berikut Penjelasan Profesor Zubairi Djoerban Mengenai Mutasi Varian N439K yang Harus Anda Ketahui

Hedy mengakhiri ungkapannya dengan mengatakan bahwa pekerjaan tersebut ditargetkan selesai tahun 2021 ini.***

Editor: Mamiq Alki

Sumber: pupr.go.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah