Iran Kirim Serangan Lebih dari 300 Drone dan Rudal Ke Israel

- 15 April 2024, 13:02 WIB
Kericuhan terjadi karena serangan Iran ke Israel
Kericuhan terjadi karena serangan Iran ke Israel /Twitter/@kgblgnunfaedh/

WARTA LOMBOK - Iran meluncurkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap israel pada Sabtu malam dengan menembakkan lebih dari 300 drone dan rudal dari dalam negaranya sendiri ke wilayah seperti Yerusalem.

Presiden Joe Biden, yang bertemu dengan para pemimpin G7 untuk mengkoordinasikan tanggapan diplomatik yang bersatu, mengecam serangan Iran sebagai tindakan yang kurang ajar.

Sirine peringatan terdengar bergema di kota-kota di seluruh negeri setelah Korps Garda Revolusi Iran mengirimkan gelombang senjata mematikan yang menghantam negara itu sekitar pukul 02.00 waktu setempat.

Baca Juga: Drama Queen of Tears” Capai Rating 20%, Sedikit lagi Pecahkan Rekor “Crash Landing On You”

Iran mengklaim bahwa serangan tersebut merupakan balasan terhadap serangan udara pekan lalu di Suriah yang menewaskan dua jenderal Iran, dengan menuduh Israel sebagai pelakunya dan berjanji akan membalas dendam.

Pejabat AS menyatakan bahwa Iran telah meluncurkan "lusinan" drone. Militer Israel mengumumkan tindakan pencegahan keamanan, termasuk meliburkan sekolah dan membatasi pertemuan publik tidak lebih dari 1.000 orang.

Satu serangan melukai seorang gadis berusia 10 tahun di sebuah kota Arab Badui di Israel selatan, sementara rudal lain menghantam pangkalan militer, menyebabkan kerusakan ringan tetapi tidak ada cedera.

Baca Juga: Presiden Joe Biden Tegaskan Bahwa Pasukan AS Tidak Akan Turut Serta Membalas Serangan Iran

Israel menyatakan kesiapannya untuk bertindak secara defensif dan ofensif, dengan kerja sama erat dengan AS dan mitra regionainya. Serangan itu mendapat kecaman luas. 

Dengan Prancis menyebut Iran "mengambil risiko potensi peningkatan militer", Inggris menyebutnya "sembrono", dan Jerman menyerukan agar Iran segera menghentikan tindakan tersebut.

Halaman:

Editor: SwandY

Sumber: Mirror


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah